SELAMAT DATANG di BAITUL MAL KABUPATEN ACEH SELATAN. Sekretariat Pengurusan Zakat, Infaq & Shadaqah ( ZIS ) Se - Kabupaten Aceh selatan

Rabu, 15 September 2010

WUJUDKAN CITA-CITA ANAK KORBAN TSUNAMI


Tsunami yang melanda Aceh, 26 Desember 2004 lalu, meninggalkan kenangan tersendiri bagi Sahrul Riza.  Meski ditinggalkan ayahanda tercinta karena Gelombang Tsunami, pria asal Desa Rabo Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar tetap optimis menatap masa depannya.

Berawal dari informasi yang ia peroleh dari kakak perempuannya bahwa ada sebuah penampungan anak-anak yatim korban Tsunami yang bernama Rumoh Aneuk Aceh (RAA) terletak di daerah Geceu Iniem, Banda Aceh yang di biayai oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) serta BUMN Peduli, Sahrul ingin mewujudkan mimpinya.

Di rumoh Aneuk Aceh ini Sahrul belajar banyak hal hingga ia  bisa mengerti arti kehidupan kembali setelah Tsunami merenggutnya. Di RAA ini ia mendapatkan semua yang ia butuhkan, mulai dari buku bacaan, pakaian, dan lainnya.

Terakhir ia pindah ke sebuah pesantren, namanya Darul Hijrah. Dulu pesantren ini terletak di daerah Krueng Raya dan setelah Tsunami sempat pindah ke beberapa tempat hal ini memang untuk mempertahankan eksistensinya agar tidak berhenti dalam memberikan ilmu kepada santri-santrinya dalam rangka menyelamatkan tunas bangsa, walaupun harus menumpang di gedung pesantren dan sekolah lain. Akhirnya Pesantren ini menetap di daerah Samahani kec.Kuta Malaka kab. Aceh Besar.
Di Pesantren Darul Hijrah ini Sahrul  menjalani hidup dengan normal karena semuanya perlengkapannya sudah disediakan oleh BAZNAS baik itu tempat tidur , pakaian, makan, dan buku-buku serta uang jajan.


Menurut Sahrul,  BAZNAS tidak salah tempat dalam memilih sekolah buat ia dan teman-temannya. Karena Banyak hal yang bisa ia ketahui yang sebelumnya masih tidak pernah terpikirkan salah satunya adalah menggantungkan cita-cita setinggi-tingginya untuk menumbuhkan semangat yang kuat dan kontinue.

Sekarang Alhamdulillah, dengan uang zakat yang diberikan para muzakki melalui BAZNAS,  Sahrul sudah menempuh S1 di Sebuah Sekolah Teknik Penerbangan binaan TNI AU di Yogyakarta yang bernama Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA). Semua biaya kuliah dan kehidupan Sahrul ditanggung oleh BAZNAS.

Agustus ini InsyaAllah akan datang juga beberapa adik-adik Sahrul dari Aceh ke Jogja untuk melanjutkan kuliah atas beasiswa dari BAZNAS. Tak hanya itu, BAZNAS pun telah menyiapkan asrama dekat kampus untuk anak-anak korban Tsunami agar mereka bisa menggapai cita-cita yang lebih tinggi.

Harapan Sahrul,  semoga BAZNAS bisa membiayai anak-anak lain seperti dirinya  untuk menuju Indonesia cerdas.

Syaiful Anwar

GEDUNG SEKOLAH PUN JADI CAMP PENGUNGSIAN


Pakistan- Kondisi memprihatinkan kembali terlihat di camp pengungsian Gout High School, Babara Provinsi Queber Pacthonkwa Pakistan. Pasca banjir yang merendam lebih dari seperlima negara Pakistan atau seluas negara Italy itu membawa luka bagi masyarakat sekitar Dalla Charsada Pakistan.

Keprihatian terlihat pada Senin (30/8) ketika 150 Kepala Keluarga yang terdiri dari 1000 orang berkumpul disebuah sekolah yang disulap menjadi camp pengungsian. Setiap ruang kelas sudah berubah menjadi tempat tidur yang hanya beralas tikar seadanya.


Diluar halaman sekolahpun tampak anak-anak mulai dihibur oleh para relawan yang datang untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang hidup masih dibawah garis kemiskinan.
Sementara anak-anaknya dibawah tenda sedang belajar menyanyi dan mewarnai, ibu-ibu di camp tersebut sedang banyak yang mengantri untuk mendapatkan pengobatan gratis dari tim kemanusiaan dan kesehatan.


Di sini selain membutuhkan makanan dan obat-obatan, para pengungsipun membutuhkan air bersih, peralatan dapur yang hanyut dibawa banjir, kelambu, piring, gelas, panci dan lainnya. Banjir yang menimpa Pakistan sebesar ini tidak pernah terjadi dalam 100 tahun terakhir. Lebih dari 20 juta rakyat terkena dampaknya.


Syaiful Anwar
"Salam Pengurus Kantor Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan"